Enlarging of Tilapia (Oreochromis niloticus) in Recirculation System of Cultivation by Using Hydrilla verticillata and Ceratophyllum demersum Plant Filtration

  • Bayu Pranata Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua
  • Aradea Bujana Kusuma Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UNIPA, Manokwari, 98314, Indonesia

Abstract

This study combined Hydrilla verticillata with Ceratophyllum demersum as a filter in the recirculation system of Tilapia aquaculture. The research objective was to determine the growth rate of tilapia in the recirculation system culture. The filtration used in the recirculation system was H. verticillata and C. demersum. The research method used a completely randomized design (CRD). The parameters observed were fish survival, absolute growth, specific growth rate (SGR), Feed Conversion Ratio (FCR) and water quality. The survival of the fish survived the maintenance of 100%. Individual absolute weight growth ranged from 8.76 to 16.6 g / week. The specific growth rates of tilapia ranged from 2.74 to 4.49%. The FCR value is very good, namely 1.2 and the average temperature, pH and DO values ​​are still in the proper range for the growth of tilapia. During maintenance, only one water change is carried out. Cultivation of the recirculation system is very effective and efficient to apply, especially in areas with limited water availability.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Artiyani, A. (2011). Penurunan Kadar N-Total dan P-Total pada Limbah Cairan Tahu dengan Metode Fitoremediasi

Aliran Batch dan Kontinyu Menggunakan Tanaman Hydrilla verticillata. J. Spectra, 9(18): 9-14.

Athirah, A., Mustafa, A., dan Rimmer, M. A. (2013). Perubahan Kualitas Air Pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Di Tambak Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan. Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur, KKP Jakarta: 1065-1075.

Aliyasi, Samliok, N., Ya’la, Z. (2016). Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidupikan Nila (Oreochromis sp.)yang Dipelihara pada Media Bersalinitas. Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako, 5(1):19-27.

Diansari, V. R., Arini, E., Elfitasari, T. (2013). Pengaruh Kepadatan yang Berbeda Terhadap Kelulushidupan dan Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada Sistem Resirkulasi dengan Filter Zeolit. Journal of Aquaculture Management and Technology, 2 (3):37-45.

DKPD. (2010). Petunjuk Teknis Pembenihan dan Pembesaran Ikan Nila. Dinas Kelautan dan Perikanan. Sulawesi Tengah. 2 hlm.

Dahril, I., Tang, U. M., Putra, I. (2017). Pengaruh Salinitas Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelulusanhidupan Benih Ikan Nila Merah (Oreochromis sp.). Jurnal Berkala Perikanan Terubuk, 45(3):67-75.

Effendi, M.I. (1979). Metoda Biologi Perikanan. Yayasan. Dewi Sri. Bogor.

Effendi, H., Utomo, B. A., Darmawangsa, G. M., Karo-karo, R. E. (2015). Fitoremediasi Limbah Budidaya Ikan Lele (Clarias sp.) dengan Kangkung (Ipomea aquatica) dan Pakcoy (Brassica rapa chinensis) dalam System Resirkulasi. Ecolab, 9(2):47–104.

Kordi, K. M. G. H. (2009). Budidaya Perairan. Citra Ditya Bakti. Bandung.

Karimah, U., Istyanto, K., Pinandoyo. (2018). Performa Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Ikan Nila Gift (Oreochromis niloticus) yang Diberi Jumlah Pakan yang Berbeda. Journal of Aquaculture Management and Technology: 7, (1):128-135.

Nugroho, A., Arini, E., Elfitasari, T. (2013). Pengaruh Kepadatan yang Berbeda Terhadap Kelulushidupan dan Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada Sistem Resirkulasi dengan Filter Arang. Journal of Aquaculture Management and Technology, 2 (3): 94-100.

Prihadi, D. J. (2011). Pengaruh Jenis dan Waktu Pemberian Pakan Terhadap Tingkat Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus) dalam Keramba Jarring Apung di Balai Budidaya Laut Lampung. Jurnal Akuatika, 2(1): 1-11.

Putra, K. A., Saifullah, Putra A. N. (2016). Pengaruh Prebiotik Terhadap Nilai Amoniak pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Perikanan dan Kelautan, 6(1) : 61–66.

SNI. (2009). Produksi Ikan Nila (Oreochromis niloticus Bleeker) Kelas Pembesaran di Kolam Air Tenang. Badan Standarisasi Nasional/BSN. SNI 01 7550:2009.

SNI. (1999). Produksi Benih Ikan Nila Hitam (Oreochromis niloticus Bleeker) kelas benih sebar. SNI : 01- 6141 – 1999.

Suparlan, Thaib, A., Aprilizar, Z., Nurhayati. (2020). Kombinasi Filter pada Sistem Resirkulasi Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Nila (Oreochromis Niloticus). Jurnal TILAPIA, 1(1):26-31.

Siregar, A., Jubaedah, D., Wijayanti, M. (2017). Penggunaan Hydrilla Verticillata Sebagai Fitoremediator Dalam Pemeliharaan Ikan Patin (Pangasius Sp.). Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 5(1):70-82.

Zonneveld, N., Huisman E. A., dan Boon, J. H. (1991). Prinsip-Prinsip Budidaya Ikan. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 318 hlm.

Zulsusyanto. (2015). Kinerja Produksi Benih Ikan Nila Oreochromis niloticus Ukuran 4-5 cm dengan Hydrilla verticillata sebagai Fitoremediator, Skripsi (Tidak dipublikasikan). Departemen Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor, Bogor.
How to Cite
PRANATA, Bayu; KUSUMA, Aradea Bujana. Enlarging of Tilapia (Oreochromis niloticus) in Recirculation System of Cultivation by Using Hydrilla verticillata and Ceratophyllum demersum Plant Filtration. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, [S.l.], v. 5, n. 3, p. 245-252, aug. 2021. ISSN 2550-0929. Available at: <https://ejournalfpikunipa.ac.id/index.php/JSAI/article/view/153>. Date accessed: 21 sep. 2021. doi: https://doi.org/10.46252/jsai-fpik-unipa.2021.Vol.5.No.3.153.
Statistik Abstract view : 50 times
Statistik PDF Views : 40 times
Keywords:
Recirculation Aquaculture, O. niloticus, H. verticillata, C. demersum
Published
2021-08-22
Section
Research Articles