Performance Density of Spirulina Sp. Given Different Salinity on Walne Culture Meda

Spirulina Density at Different Salinities

Authors

  • Hasim Hasim Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Jenderal Sudirman nomor 6, Gorontalo 96211,Indonesia
  • Mohammad Akram Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Jenderal Sudirman nomor 6, Gorontalo 96211,Indonesia
  • Yuniarti Koniyo Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Jenderal Sudirman nomor 6, Gorontalo 96211,Indonesia

Keywords:

Density, Salinity, Spirulina sp

Abstract

This study aims to determine the population density of Spirulina sp cultured on Walne media with different salinities (20‰, 25‰, 30‰, 35‰) on a laboratory scale. The method used is an experimental method using a completely randomized design. The results showed that different  salinity had an effect on the cell density level of Spirulina sp for 10 days. The maximum total biomass density of Spirulina sp was 6071889.597 cells/ml at 30‰ salinity treatment, and the lowest biomass growth was 4187919.321 cells/ml at 20‰ salinity. Statistical analysis (ANOVA) showed that the difference in salinity to the density of Spirulina sp cells had a significant effect where the value (Fcount > Ftable) was at the 5% level.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astiani, F., Dewiyanti, I., & Mellisa, S. (2016). Pengaruh Media Kultur Yang Berbeda Terhadap Laju Pertumbuhan Dan Biomassa Spirulina sp. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Dan Perikanan Unsyiah, 1(3), 441–447.

Bangun, H., Hutabarat, S., & Ain, C. (2015). Perbandingan Laju Pertumbuhan Spirulina platensis Pada Temperatur Yang Berbeda Dalam Skala Laboratorium. DIPONEGORO JOURNAL OF MAQUARES MANAGEMENT OF AQUATIC RESOURCES, 4(1), 74–81.

Buwono, N., & Nurhasan, R. (2018). Studi Pertumbuhan Populasi Spirulina sp. pada Skala Kultur yang Berbeda Study of Spirulina sp. Population Growth in The Different Culture Scale. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 10(1), 26–33. https://doi.org/10.20473/jipk.v10i1.8202

Caturwati, L., & Setyati, R. (2020). Optimation of Spirulina sp. Growth in Walne Media with Variation of Urea and NaHCO3 Supplements. Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology, 5(1), 53–58. https://doi.org/10.22146/jtbb.53635

Christwardana, M., & Nur, M. M. A. (2013). Spirulina platensis : Potensinya Sebagai Bahan Pangan Fungsional. 2(1), 1–4.

Dewi, T., Nurbaity, A., Suryatmana, P., & Sofyan, E. (2017). Efek Sterilisasi dan Komposisi Media Produksi Inokulan Fungi

Mikoriza Arbuskula terhadap Kolonisasi Akar, Panjang Akar dan Bobot Kering Akar Sorgum. Jurnal Agro, 4(1), 24–31. https://doi.org/10.15575/1205

Kusdarwati, R., Bustaman, R., & Arief, M. (2011). Pengaruh Perbedaan Warna Cahaya Terhadap Pertumbuhan Kultur Spirulina Sp. Phys. Rev. E, 3(2), 183–191. http://ridum.umanizales.edu.co:8080/jspui/bitstream/6789/377/4/Muñoz_Zapata_Adriana_Patricia_Artículo_2011.pdf

Muliani, M., Ayuzar, E., & Amri, M. (2018). Pengaruh Pemberian Pupuk Kascing (Bekas Cacing) Yang Difermentasi Dengan Dosis Yang Berbeda Dalam Kultur Spirulina Sp. Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, 5(1), 30–35. https://doi.org/10.29103/aa.v5i1.658

Muyassaroh, Dewi, R. kartika, & Anggorowati, D. (2018). Kultivasi Mikroalga Spirulina Platensisdengan Variasi Pencahayaan Menggunakan Lampu Tl Dan Matahari. September, 381–387.

Padang, A. (2013). Pertumbuhan fitoplankton Coccolithophore sp di Wadah Terkontrol Dengan Kepadatan Inokulum Yang Berbeda. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 6, 33. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.6.0.33-38

Putri, D. L. (2019). Optimasi pH Pertumbuhan Mikroalga Spirulina sp. Menggunakan Air Laut yang di Perkaya Media Walne. 1–97.

Rahim, T., Tuiyo, R., & Hasim, H. (2015). Pengaruh Salinitas Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Tingkat Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila Merah ( Oreochromis Niloticus ) di Balai Benih Ikan Kota Gorontalo. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 3(1), 39–43.

Ravelonandro, P., Ratianarivo, D., Joannis-Cassan, C., Isambert, A., & Raherimandimby, M. (2011). Improvement of the growth of Arthrospira (Spirulina) platensis from Toliara (Madagascar): Effect of agitation, salinity and CO2 addition. Food and Bioproducts Processing, 89(3), 209–216. https://doi.org/10.1016/j.fbp.2010.04.009

Richmond, A. (2004). Microalgal Culture. 566.

Robi, N. (2014). Pemanfaatan ekstrak tauge kacang hijau (phaseolus radiatus) sebagai pupuk untuk meningkatkan populasi Spirulina sp. In Skripsi S-1 Budidaya Perairan.

Sánchez, M., Bernal-Castillo, J., Rozo, C., & Rodríguez, I. (2003). Spirulina (arthrospira): an edible microorganism: a review. Universitas Scientiarum, 8(1), 7–24.

Suminto. (2009). Penggunaan Jenis Media Kultur Teknis Terhadap Produksi Dan Kandungan Nutrisi Sel Spirulina platensis. Jurnal Saintek Perikanan, 4(2), 53–61.

Utomo, N. B. P., Winarti, & Erlina, A. (2005). Pertumbuhan Spirulina platensis yang dikultur dengan Pupuk Inorganik (Urea, TSP dan ZA) dan Kotoran Ayam. Akuakultur Indonesia, 4(1), 63–67.

Widianingsih, Ridho, A., Hartati, R., & Harmoko. (2008). Kandungan Nutrisi Spirulina platensis yang Dikultur pada Media yang Berbeda. ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences, 13(3), 167–170.

Yusuf, M., Handoyo, G., & Wulandari, S. (2012). Karakteristik Pola Arus Dalam Kaitannya dengan Kondisi Kualitas Perairan dan Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Kawasan Taman Nasional Laut Karimunjawa. Buletin Oseanografi Marina, 1(5), 63–74.

Published

2022-05-31

How to Cite

Hasim, H., Akram, M., & Koniyo, Y. (2022). Performance Density of Spirulina Sp. Given Different Salinity on Walne Culture Meda: Spirulina Density at Different Salinities. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 6(2), 141–152. Retrieved from https://ejournalfpikunipa.ac.id/index.php/JSAI/article/view/234

Issue

Section

Research Articles