The Composition of Fish Capture and Level of Environmental Gill Net in Kuallo Sokkam North Sumatera

  • Irwan Limbong Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan MATAULI
  • Fitri Ariani Prodi Teknologi Penangkapan Ikan, Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan MATAULI, 22611, Indonesia
  • Teguh Heriyanto Prodi Teknologi Penangkapan Ikan, Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan MATAULI, 22611, Indonesia

Abstract

Pengembangan teknologi penangkapan ikan ditekankan pada teknologi yang ramah lingkungan dengan harapan dapat memanfaatkan sumberdaya perikanan yang berkelanutan dan mengetahui jenis dan komposisi hasil tangkapan ikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan ikan dan mengetahui tingkat keramahan lingkungan alat tangkap jaring insang berdasarkan FAO (1995). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan 2 objek unit alat tangkap ikan. Komposisi hasil tangkapan ikan berdasarkan jenis terdiri dari 8 spesies. Spesies didominasi oleh jenis ikan adalah Kembung Perempuan (Rastrellinger brachysoma) sebesar 34%. Nilai tingkat keramahan lingkungan pada ala tangkap jaring insang adalah 26. Berdasarkan angka nilai tersebut dikategorokan ssebagagai alat tangkap ramah yang ramah lingkungan


 

References

Bunbun, R.L., Fajriah dan Marlisa N. 2015Komposisi hasil tangkapan ikan dantingkat keramahan lingku-ngan alattangkap sero di Desa Tapulaga, Sulawesi Tenggara. Jurnal Airaha 4(2):48-56.

Ernaldi, T.A., B.A. Wibowo, T.D. Hapsari. 2017. Analisis alat tangkap ramah lingkungan di Tempat Pelelangan Ikan (Tpi) Panggung Jepara. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 6(4):291-300.

FAO. 1995. Code of Conduct for Responsible Fisheries. Published by Food and Agriculture Organi-zation of The United Nations. Rome.

Latuconsina, H. 2007. Identifikasi Alat Penangkapan Ikan Ramah Lingku-ngan di Kawasan Konservasi Laut Pulau Pombo Provinsi Maluku. Jurnal Ilmiah agribisnis dan Perikanan Volume 3 No 2

Monitja. D. 2001. Pemanfaatan Sumber-daya Pesisir dalam Bidang Perika-nan tangkap. Prosiding Pelatihan Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu. Pusat Kajian Sumber-daya Pesisir dan laut. IPB. Bogor.

Nanlohy AC. 2013. Evaluasi alat tangkap ikan pelagis yang ramah lingku-ngan di Perairan Maluku dengan menggunakan prinsip CCRF (Code of Conduct for Responsible Fisheries). Jurnal Ilmu Hewan Tropika. 2(1): 1–11.

Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 71/PerMen-KP/2016 ten-tang Jalur Penangkapan Ikan dan Penempatan Alat Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Peri-kanan Negara Republik Indonesia

Rusmilyansari. 2012. Inventarisasi Alat Tangkap Berdasarkan Kategori Status Penangkapan Ikan yang Bertanggungjawab di Perairan Tanah Laut. Journal Fish Scien-tiae. 2 (4): 143-153.

Subehi, S., H. Boesono S., D. Ayunita NND. 2017. Analisis Alat Pe-nangkap Ikan Ramah Lingkungan Berbasis Code Of Conduct For Responsible Fisheries (CCRF) di TPI Kedung Malang Jepara. Jurnal Perikanan Tangkap (JUPERTA)., 1(3): 1-10

Sugiono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantita-tif, Kualitatif, dan R&D). Penerbit CV Alfabeta, Bandung.

Susanto. 2007. Studi Alat Tangkap Kepiting Rajungan Ramah Ling-kungan di Wilayah Perairan Kabu-paten Pangkep. Jurnal Agrisistem. Vol.3 No. 2
Statistik Abstract view : 57 times
Statistik PDF Views : 16 times
Published
2019-10-20
How to Cite
LIMBONG, Irwan; ARIANI, Fitri; HERIYANTO, Teguh. The Composition of Fish Capture and Level of Environmental Gill Net in Kuallo Sokkam North Sumatera. JURNAL SUMBERDAYA AKUATIK INDOPASIFIK, [S.l.], p. 75-80, oct. 2019. ISSN 2550-0929. Available at: <https://ejournalfpikunipa.ac.id/index.php/JSAI/article/view/70>. Date accessed: 20 nov. 2019. doi: https://doi.org/10.30862/jsai-fpik-unipa.2019.Vol.3.No.2.70.
Section
Research Articles