Centrality Index of Archipelagic Clusters with Regional Service Centers in the Main Island, and its impact to the local community

(Case Study of the Arar Islands Sorong District Southwest Papua Province)

Authors

  • Ilham Marasabessy Prodi MSDP Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Sorong
  • La Basri UM Sorong
  • M. Iksan Badarudin UM Sorong
  • Fahriya Bahalwan Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Sorong

Keywords:

Centrality index, Arar islands, coastal community

Statistic:

Abstract views: 97 , PDF downloads: 81

Abstract

The diversity of coastal and marine resources on archipelago can have a significant economic impact if effective regional connectivity is established. The Arar archipelago as a hinterland area integrated with centralland, has high dynamics related to the characteristics and interactions of communities in managing and utilizing natural resources. The research aims to determine the centrality index of the Arar Islands community with regional service centers on the main island using quantitative descriptive methods. Determining the hierarchy of regions and service centers was carried out in situ and elaborated on Sorong Regency and City BPS data, considering the number and type of facilities in the Arar region and surrounding areas to determine the hierarchy of regional centrality. Centrality analysis using the guttmen scale. The area that has the highest interaction with the people of the Arar Islands is Aimas District at 12.26, while Manyamuk District is an area with a productive orientation trend with an index of 6.05, even though it has a relatively low centrality index than Sorong Manoi District at 9.89. This happens because the interactions carried out tend to be related to the distribution of goods and services, work and the process of fulfilling daily life, rather than institutional entertainment and social activities. On the other hand, the employment opportunities provided in the Aimas and Mayamuk areas are in adequate condition and able to support the lives of the community. in the Arar Islands.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Apriana, M., & Rudiarto, I. (2020). Penentuan pusat pelayanan perkotaan di kota Tanjungpinang. Jurnal Tunas Geografi Vol, 9(01).

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sorong. (2023). Kabupaten Sorong Dalam Angka Tahun 2023. (ID): Aimas

Badan Pusat Statistik Kota Sorong. 2023. Kota Sorong Dalam Angka Tahun 2023. (ID): Sorong

Bappenas. (2013). Pengembangan Kawasan Minapolitan Sekretariat Jendaral Kementarian Kelautan dan Perikanan.

Gaffara GR, Fathu A, Fatih. (2017). Kajian Skalogram Guttman dan Indeks Sentralitas Marshall Untuk Penentuan Pusat-Pusat Pelayanan Wilayah (Studi Kasus: Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatra Utara). Dalam: Prosiding Seminar Nasional ReTII – 10 2015, Managemen Energi Untuk Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Hal 150– 153.

Hermes (2017). Model pengelolaan pembangunan wilayah berbasis penanggulangan kemiskinan di Kota Bengkulu. [disertasi]. Bogor. (ID): Institut Pertanian Bogor.

Marasabessy, I., Katili, V. R. A., Ulat, M. A., Kadarusman, K., Suruwaky, A. M., Ismail, I., ... & Tabalessy, R. (2022). Penilaian EAFM pada Domain Teknik Penangkapan Ikan di Pulau Sangat Kecil Terluar dan Terdepan Indonesia (Studi Kasus Gugus Pulau Ayau, Raja Ampat). JURNAL ENGGANO, 7(2), 156-174.

Marasabessy, I., Marasabessy, A., Tualeka, O. N. A., & Tualeka, D. I. (2021). Penentuan Klaster Wilayah Kecamatan Berdasarkan Pusat Pelayanan Masyarakat di Wilayah Kepulauan Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 7(3), 314-325.

Marasabessy, I., Badarudin, M. I., Sarwa, G., & Iek, F. (2020). Identifikasi potensi ekologi pulau kecil berdasarkan aspek geofisik (Studi kasus: Pulau Sakanun Kabupaten Sorong). Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan, 2(1), 176-188.

Marasabessy, I., Fahrudin, A., Imran, Z., & Agus, S. B. (2018). Strategi Pengelolaan Berkelanjutan Pesisir dan Laut Pulau Nusa Manu dan Pulau Nusa Leun di Kabupaten Maluku Tengah.Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal PerencanaanPembangunan Wilayah dan Perdesaan),2(1), 11-22

Mugu, H. A., Badarudin, M. I., Marasabessy, I., Maipauw, N. J., Alis, S., Rumfot, I., ... & Ghela, M. M. (2023). Identifikasi Ekologi Pesisir dan Laut untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan di Pulau Yerusel Kabupaten Sorong Papua Barat Daya. Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan, 5(1), 33-48.

Muta’ali, L. (2015). Teknik Analisis Regional Untuk Perencanaan Wilayah Tata Ruang dan Lingkungan. Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi. (ID) Universitas Gadjah Mada. Jogja

Pemerintah Kampung Arar. (2023). Profil dan Potensi Kampung Arar. Data Kampung Arar 2023.

Posumah, F. (2015). Pengaruh Pembangunan Infrastruktur Terhadap Investasi Di Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Berkala Ilmiah Efisien, 15 (2).

Putri, F. R. D., Satria, A., & Saharuddin, S. (2020). Pengelolaan berbasis Masyarakat Sasi Laut Folley dan Dinamika Pengelolaan Berbasis Masyarakat. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 10(1), 111-123.

Saka, T.C.V. (2016). Tantangan Ilmu-Ilmu Sosial Dalam Menghadapi Bonus Demografi Indonesia 2020-2030. Prosiding Seminar Nasional tentang “Tantangan Ilmu – Ilmu Sosial dalam menghadapi Bonus Demografi 2020-2030” dilaksanakan oleh FISIP Universitas Lampung pada tanggal 9 November 2016 di Hotel Aston, Bandar Lampung. 10 Hlm.

Sareo, F. P., Marasabessy, I., Badarudin, M. I., & Basri, L. (2021). Persepsi Masyarakat Nelayan Kecil Terhadap Sistem Sosial Ekologi Perikanan Karang di Perairan Pulau Um (Studi Masyarakat Kampung Malaumkarta Provinsi Papua Barat). Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan, 3(1), 276-289.

Shara ARID. (2018). Analisis Konektivitas Wilayah di Kota Denpasar. Media Komunikasi Geografi. 19(1): 42–50. https://doi.org/10.23887/mkg.v19i1.13811

Umar, M. I. Z. B., Ramly, F., & Matitaputty, I. T. (2021). Analisis Penentuan Daerah Pusat Pertumbuhan/Pelayanan di Wilayah Kepulauan Maluku. JURNAL PERTANIAN KEPULAUAN, 5(2), 1-10.

Undang-undang (UU) Nomor 29 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya. Pemerintah Indonesia. Jakarta

Widjaja, S dan Kadarusman (2019). .Buku Besar Maritim Indonesia. Sumberdaya Non Hayati. Seri 3. AMaFRad Press

Published

2023-12-14

How to Cite

Marasabessy, I., Basri, L., Iksan Badarudin, M., & Bahalwan, F. (2023). Centrality Index of Archipelagic Clusters with Regional Service Centers in the Main Island, and its impact to the local community: (Case Study of the Arar Islands Sorong District Southwest Papua Province). Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 7(4), 369–379. Retrieved from https://ejournalfpikunipa.ac.id/index.php/JSAI/article/view/360

Issue

Section

Articles
Abstract views: 97 , PDF downloads: 81